|
(Pelatihan kewirausahaan untuk kelompok pedagang kecil makanan jajanan sehat di Banjarmasin)
Selasa (06 september 2011) Dompet Dhuafa Jakarta bekerjasama dengan Hypermart Banjarmasin kembali mengadakan Pelatihan Kewirausahaan, ini merupakan lanjutan dari program pemberdayaan kelompok pedagang kecil makanan jajanan sehat di Banjarmasin yang mulai dilaksanakan pada bulan Februari 2011 lalu, dimana program pemberdayaan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan pelaku usaha mikro makanan jajanan (makjan) di Banjarmasin dengan motto “Produk dan Pengolahan Higienis, Usaha meningkat”. Saat ini sekitar 75 orang yang menjadi penerima manfaat dari program yang digulirkan, dengan rata-rata omzet kurang dari 500 ribu perharinya.
Untuk mengantisifasi peningkatan harga sembako, maka pada tanggal 4 Nopember 2011 dibentuklah paguyuban pedagang makanan jajanan sehat “Maju Bersama”. Dengan tiga usaha bersama kelompok (UBEK) berupa pengadaan bahan baku murah berkelompok yang dijalankan oleh kelompok Makmur Jaya, Bukit Raya & Mawar Teluk Dalam. Sehingga dengan adanya paguyupan ini anggota dapat memperoleh harga barang sembako lebih murah karna pembelian bahan sembakonya dilakukan secara kolektif melalui kelompok.
Bertempat di Balai Besar Pendidikan & Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, pelatihan ini diikuti oleh 29 orang pengurus kelompok, pengurus paguyuban serta pengelola UBEK yang terdiri dari kelompok Tanggung Jawab Bersama, Al-Khair, Makmur Jaya, Mulia Jaya, Bukit Raya, Mawar Teluk Dalam dan Barokah. Pelatihan ini diadakan dalam rangka meningkatan kapasitas pengurus kelompok, pengurus paguyuban serta pengelola UBEK yang telah terbentuk sehingga diharapkan mampu menuju kelembagaan yang mandiri. Pelatihan kewirausahaan yang di laksanakan dalam waktu satu hari ini melibatkan narasumber dari instansi dan lembaga terkait yaitu Yayan Rukmana, Head Economic Development Dompet Dhuafa. Dodi Wahyudi & Dodiet Ariwibowo, Div. Manager Fresh & Dept. Manager Supporting Hypermart. Dra. Hj. Novriwati & Drs. H. Suriani, Kepala Bidang Bina Kelembagaan & Kepala Bidang Bina Usaha Dinas Koperasi & UKM Provinsi Kalimantan Selatan serta Narima Zuraina, Pendamping Program PKPKMJS Dompet Dhuafa-Hypermart .
Materi yang diberikan tentang motivasi usaha & strategi pemasaran yang disampaikan oleh narasumber dari Hypermart, dan dalam hal pemasaran hypermart berkomitment untuk memfasilitasi para pedagang untuk berjualan di Hypermart, dimana akan disediakan tempat khusus untuk menggelar dagangannya setiap hari jum’at sampai minggu, diharapkan melalui peluang ini akan mampu meningkatkan pemasaran para pedagang sekaligus sebagai wadah untuk mengembangkan usaha mereka agar lebih maju. Selanjutnya untuk modal dan pengembangan usaha serta pembentukan koperasi, program pembinaan & manfaatnya disampaikan oleh narasumber dari Dinas Koperasi & UKM Provinsi KalSel, beliau menyampaikan akan pentingnya legalitas formal kelembagaan, salah satunya dengan mendirikan koperasi, dengan terbentuknya koperasi akan menguatkan lembaga tersebut selain itu juga banyak keuntungan yang bisa didapat yaitu akan mempermudah dalam hal permodalan, mendapatkan pendidikan & pelatihan untuk para anggotanya serta secara ekonomi & sosial bisa dirasakan keuntungannya.
Pada akhir acara diisi narasumber dari Dhompet Dhuafa mengenai studi kelayakan usaha & pengelolaan program yang baik, dalam materinya yayan rukmana menyampaikan bahwa modal tidak semata-mata hanya uang tapi juga bagaimana kejelian para pedagang dalam mengatur strategi dan bisa menilai kelayakan dari usaha yang ditekuni selain itu juga hendaklah punya mimpi yang besar untuk bisa berkembang. Selanjutnya acara ditutup dengan diskusi kelompok yang dipandu oleh pendamping program. Dengan berakhirnya acara pelatihan ini diharapkan peserta mampu memahami akan pentingnya kerja kelompok, karna maju dan berkembangnya sebuah usaha akan lebih mudah di gapai jika dilakukan bersama-sama. Melalui paguyupan yang saat ini telah terbentuknya, kedepannya diharapkan mampu terus berkembang dalam sebuah wadah lembaga formal yaitu dengan terbentuknya koperasi, sehingga program ini akan trus mampu bertahan dan berkelanjutan untuk memberi manfaat yang lebih luas dan besar lagi. (nh)
|