|
KANDANGAN - Semangat perlawanan Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan yang dikobarkan para pejuang yang dipimpin oleh Brigjen H Hasan Basry pada tanggal 17 Mei 1949 yang lalu, kembali dikobarkan oleh masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Namun, kobaran semangat yang akan digaungkan kali ini adalah untuk mengajak masyarakat yang ada di Kalimantan Selatan khususnya di Kabupaten HSS, untuk sama-sama merakit rasa kebersamaan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sehingga, perselisihan dan sengketa yang kerap terjadi dapat dihindarkan dan diselesaikan dengan menjujung tinggi rasa kebersamaan senasib dan sepenanggungan, sebagai anak bangsa. “Saatnya, kita membangun kembali rasa kebersamaan, senasib sepenanggungan yang telah digelontorkan oleh para pejuang terdahulu. Sehingga, kita dapat kembali merasakan kedamaian dan kecintaan antar sesama,” ujar Ketua Ekspedisi Sejuta Merah Putih Sarbini Mawardi Ali. Menurutnya, dengan niat yang tulus dan sama-sama menggaungkan kecintaan terhadap NKRI, maka segala perselisihan dan permasalahan yang ditimbulkan dapat dihindarkan. Bahkan Negara akan semakin kuat, dimana anak-anak bangsa dapat kembali bersatu dibawah Kibaran Bendera Merah Putih. Anak pelaku sejarah ini mengatakan, Ekspedisi Merah Putih yang akan digelar pada tanggal 17 Mei nanti, selain mengambil momentum dan semangat perlawanan para pejuang, juga mengambil hikmah dari perlawanan yang telah diberikan oleh para pejuang. Sehingga, terciptalah kemerdekaan yang sekarang sama-sama kita nikmati. “Mari kita kembali bersatu dan merajut kebersamaan, jangan sampai terpecah belah hingga menimbulkan bentrokan dan akhirnya nyawa melayang,” ujar anak pelaku sejarah Almarhum Mawardi Ali ini. Anggota Tapak Rimba ini mengatakan, sekarang ini tugas untuk menyatukan anak bangsa tidak hanya dibebankan kepada para aparat seperti TNI dan Polri. Tetapi, tanggung jawab bersama masyarakat yang ada di Indonesia. Berangkat dari itulah, maka Wanadri dan elemen masyarakat adat merasa ikut bertanggung jawab untuk turut menyatukan anak bangsa yang mulai terpisahkan oleh kepentingan sepihak. Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1003 Kandangan Letkol Arh Dodo Irmanto mengatakan, apa yang diinginkan dari Ekspedisi Sejuta Merah Putih, diharapkan dapat terwujud. Karena misi dari Pengibaran Sejuta Merah Putih, adalah untuk menyatukan anak-anak bangsa yang mulai tercerai-berai. Karena misi yang dibawa sangat bagus, maka tidak ada alasan untuk Kodim tidak mendukung kegiatan tersebut. “Kita akan mendukung sepenuhnya, selama kegiatan yang dilaksanakan dapat menyatukan anak bangsa,” ujar Dodo Kepada Radar Banjarmasin. (rif/rz/ram)
|