Halaman Utama
Buku Tamu
Arsip Berita
Contact
 
 

21

Feb 2012

Krisis Picu Kenaikan Harga Emas

 
Radar Banjarmasin - Ekonomi

BANJARMASIN – Masih berlangsungnya krisis ekonomi yang terjadi di benua Amerika dan Eropa ternyata juga berdampak pada harga emas dunia. Sejak terjadinya krisis, harga emas cenderung tak stabil dan lebih didominasi kenaikan. Di Banjarmasin, harga emas turut mengalami peningkatan lantaran adanya krisis di benua Amerika dan Eropa tersebut.
    Berdasarkan pantauan Radar Banjarmasin, harga emas di pasaran Kota Banjarmasin mengalami kenaikan rata-rata Rp 5 ribu dari harga awal. “Untuk emas jenis 99 harganya sekarang Rp 500 ribu per gram. Sedangkan, untuk emas putih harganya Rp 220 ribu per gram dan emas poles dijual seharga Rp 370 per gram,” ungkap Alin, salah satu pedagang emas di Pasar Sudimampir Raya, kemarin (20/2).
    Alin menjelaskan naiknya harga emas ini dipicu oleh kondisi krisis ekonomi di benua Amerika dan Eropa. “Sebagaimana diketahui, sekarang kan situasi ekonomi di sejumlah negara di benua Amerika dan Eropa masih bergejolak. Sehingga, juga memberikan pengaruh terhadap situasi dan kondisi ekonomi di Tanah Air. Emas termasuk salah satu komoditas yang paling rentan terkena pengaruh gejolak ekonomi seperti ini,” urainya.
    Kendatipun sekarang sedang mengalami kenaikan, Alin tak bisa memprediksi harga emas keesokan harinya. “Harga emas itu cenderung fluktuatif dan tidak stabil. Tapi, diperkirakan kenaikan harga emas ini baru akan mengalami perubahan pada sepekan kemudian,” tambahnya.
    Sementara itu, naiknya harga emas ternyata tak mengurangi animo masyarakat Kalsel untuk membeli logam mulia yang satu ini. Salah satunya adalah Irma, seorang ibu rumah tangga asal Banjarmasin. “Menurut saya, emas ini merupakan investasi yang paling menguntungkan. Sehingga, walaupun harganya cenderung naik, saya tetap membeli emas untuk keperluan investasi di masa mendatang,” ujarnya.(oza)              

 
  • Radar Banjarmasin Epaper
 
 
 
Kaltim Post Group