 BANJARBARU – Baru pukul 08.00 Wita, lokasi Pasar Murah di Liang Anggang Senin (28/2) kemarin dipadati warga tidak mampu untuk mengambil sembako paket murah yang merupakan program BUMN Peduli kerjasama Radar Banjar Peduli (RBP). Sebelum sembako diambil, warga disuruh registrasi terlebih dahulu di loket yang sudah disediakan penyelenggara. Mereka harus memperlihatkan KTP dan kupon paket sembako yang sebelumnya sudah diberikan penyelenggara berdasarkan tingkat ketidakmampuan warga. Mereka lalu mengambil paket sembako berupa mie goreng dan juga beras. Acara kemarin juga dihadiri Walikota Banjarbaru HM Ruzaiddin Noor sekaligus membuka kegiatan Pasar Murah BUMN Peduli kemarin. Dalam sambutannya, Ruzaiddin mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada 21 BUMN yang untuk kesekian kalinya menunjukkan kepedulian dan perannya untuk masyarakat Kota Banjarbaru. “Semoga peran aktif kepedulian ini akan membawa berkah bagi masyarakat dan BUMN itu sendiri” harapnya. Ditambahkannya, tujuan digelarnya Pasar Murah ini, tidak lain untuk memberikan kemudahan bagi warga masyarakat untuk mendapatkan berbagai barang khususnya sembako yang sekarang memang harganya semakin tinggi. “Ini merupakan sebuah solusi yang ditawarkan BUMN untuk mengatasi kenaikan harga tersebut,” ujarnya. Ruzaiddin berharap bentuk kepedulian dan upaya membagi kebahagiaan dan kegembiraan dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIII dan juga BUMN Lainnya serja Radar Banjar Peduli dapat membantu masyarakat yang memang betul-betul memerlukan santunan tersebut. Salah satu warga yang mendapatkan santunan, Nursiah (61) sangat bersyukur sekali dengan adanya Pasar Murah kemarin. Selain bisa memenuhi kebutuhan setiap hari, harganya pun jauh berbeda dengan harga pasar biasanya. Sementara Djumiah (28) mengharapkan kegiatan ini rutin dilaksanakan penyelenggara. “Semoga yang memberikan bantuan ini, bisa diberikan kemudahan dalam menjalankan aktivitas,” doanya. Sementara itu, Direktur Eksekutif RBP Yohandromeda Syamsu mengatakan, acara kemarin berjalan cukup lancar. Walau ada sedikit hambatan saat pembagian sembako di lapangan. “Semoga besok hari (hari ini, red), warga masyarakat bisa lebih tertib saat mengambil sembako,” harapnya. Kemudian Koordinator BUMN Peduli General Manager PTPN XIII Sunardi R Taruna mengatakan, Pasar Murah dilakukan untuk menangani kenaikan harga pangan yang menjadi salah satu penyebab inflasi. Juga salah satu usaha jangka pendek yang dinilai paling efektif. Karena kegiatan gelar pasar murah secara langsung dapat mengena pada daerah-daerah yang dianggap menjadi penyumbang inflasi. “Semoga bisa membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya. Acara kemudian berakhir ketika 600 kupon selesai dibagikan kepada warga Liang Anggang tersebut. Wajah bahagia dan ceria terlihat saat warga membawa pulang sembako yang dibagikan penyelenggara.(mr-114/ay/abj)
|